Tips Membersihkan Luka dengan Tepat Tanpa Rasa Perih

3 Januari 2020 © Protected by COPYSCAPE

Ketika salah satu bagian anggota tubuh mengalami luka, rasa perih adalah hal tidak nyaman yang paling umum dirasakan. Tentunya rasa perih tersebut dapat mengganggu dan bahkan membuat tidak nyaman saat beraktivitas. Perih kerap semakin terasa ketika si penderitanya membersihkan atau merawat luka tersebut. Namun, sejatinya jika memahami cara membersihkan luka dengan tepat, perih tersebut bisa diminimalisir.

Rasa perih muncul saat ada luka di bagian tubuh pada dasarnya adalah sebuah reaksi yang alami oleh sistem saraf manusia lantaran terdapat rangsangan di ujung-ujung serabut sarah pada lapisan kulit terluar yang terkelupas karena luka. Selain itu, perih dirasakan bukan hanya karena luka tersebut sendiri, melainkan juga dikarenakan adanya peradangan di jaringan sekitar area luka. Itulah yang membuat kadang kala orang yang mengalami luka ringan dan kecil, tetapi merasakan perih yang cukup hebat.

Nah, merawat luka yang ringan mungkin terlihat seperti hal yang mudah dan sepele. Akan tetapi pada kenyataannya jika tidak memahami tips membersihkan luka dan merawatnya dengan tepat, hal ini justru bisa mengakibatkan rasa perih hebat ataupun resiko lebih parah lainnya seperti infeksi.

Tips Membersihkan Luka dengan Tepat Tanpa Rasa Perih

Tips Membersihkan Luka dengan Tepat Tanpa Rasa Perih

Ilustrasi Membersihkan Luka | Sumber foto: healthxchange.sg

Berikut ini langkah membersihkan luka dengan benar agar tidak semakin menambah rasa perih.

  1. Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun terlebih dahulu sebelum membersihkan luka.
  2. Ketika membersihkan luka, lebih disarankan memakai cairan steril yang sifatnya isotonis seperti larutan saline dengan NaCl 0,9% ataupun air steril yang dialirkan secara perlahan. Akan tetapi jika tidak ada, maka bisa menggunakan air mineral dalam kemasan untuk membersihkan luka.
  3. Setelah itu gunakan larutan antiseptik untuk membersihkan luka. Larutan antiseptik bermanfaat untuk menghilangkan sebagian besar kotoran serta kuman yang menempel pada luka supaya tidak sampai masuk ke dalam luka yang terbuka dan meningkatkan resiko infeksi. Penggunaan antiseptik adalah dengan mengusap atau menepuk secara perlahan memakai kain bersih ataupun kassa steril.
  4. Apabila diketahui terdapat memar ataupun bengkak di area luka, maka kompres menggunakan es batu yang dibungkus memakai kain handuk bersih. Es batu dapat membantu untuk meminimalisir rasa nyeri yang muncul ketika luka ada pembengkakan.

Apabila luka sudah dibersihkan, disarankan untuk ditutup menggunakan perban untuk menghindari debu dan kuman masuk. Jangan lupa untuk selalu mengganti perban secara berkala. Anda juga bisa mendapatkan banyak informasi kesehatan lainnya di Gue Sehat yang merupakan website informasi kesehatan. Ada banyak tips hidup sehat yang dapat diterapkan di laman guesehat.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.