4 Bahaya Kesehatan Akibat Menghirup Bensin

31 Januari 2018 © Protected by COPYSCAPE

4 Bahaya Kesehatan Akibat Menghirup Bensin – Bahaya kesehatan akibat menghirup gas bensin bisa terjadi secara tidak sengaja, namun kadang ada beberapa orang yang sengaja menghirup bensin karena baunya yang unik. Beberapa orang kadang menghirup gas bensin melalui hidung atau mulut, dan mengendus atau mendengus wadah atau kain yang direndam dalam bensin. Berikut 4 bahaya kesehatan akibat menghirup bensin.

4 Bahaya Kesehatan Akibat Menghirup Bensin

4 Bahaya Kesehatan Akibat Menghirup Bensin

4 Bahaya Kesehatan Akibat Menghirup Bensin

1. Penurunan Fungsi Otak

Semakin banyak gas yang terhirup makan semakin banyak pula konsekuensi yang tidak diinginkan karena akan ada banyak perubahan merugikan dalam tubuh yang disebabkan uap gas. Inhalansia dapat mempengaruhi otak dan sistem saraf, kesulitan berjalan atau berbicara, dan agitasi atau pusing. Selain itu, gas juga dapat menyebabkan suara yang tidak jelas, kehilangan koordinasi, peningkatan denyut jantung, halusinasi atau delusi, mual, muntah, dan kehilangan kesadaran.

2. Kerusakan Saraf

Inhalansia dapat mengurangi kadar oksigen di dalam tubuh, sehingga menyebabkan hipoksia yang akhirnya akan merusak sel dan jaringan di seluruh tubuh. Menurut National Institute on Drug Abuse, gas yang dihirup akan mempengaruhi daerah tertentu di otak, terutama saat orang terhirup berulang kali. Ingatan (memori) akan terdistorsi dan orang tersebut mungkin akan mengalami kesulitan dalam mengingat sesuatu atau bahkan melakukan percakapan sederhana. Inhalasi gas dalam jangka waktu lama akan menghancurkan myelin, yaitu jaringan lemak yang melindungi serabut saraf. Saraf biasanya berkomunikasi dengan saraf lainnya. Ketika mereka rusak, efeknya adalah kejang otot dan tremor yang pada akhirnya mempengaruhi kemampuan berjalan, membungkuk, dan berbicara.

3. Kerusakan Permanen

Menghirup gas dan bahan kimia lainnya dapat menyebabkan kerusakan yang berbahaya dan irreversibel (tidak dapat diperbaiki). Penyakit degeneratif pada sistem saraf dan kejang-kejang anggota tubuh dapat terjadi akibat menghirup bensin, tabung gas dan dispenser kocok. Selain itu, kerusakan otak dan kelemahan otot juga bisa terjadi. Beberapa orang menderita kehilangan indera penciuman atau pendengaran. Bahkan, menghirup bensin juga bisa menyebabkan kerusakan sumsum tulang.

4. Konsekuensi Lethal

Gas yang ditemukan dalam semprotan aerosol dapat menyebabkan gagal jantung dan kematian mendadak dalam hitungan menit setelah terhirup. Kematian akibat mati lemas juga bisa akibat kehilangan oksigen di paru-paru. Orang yang menghirup bisa tiba-tiba kehilangan kesadaran dan berhenti bernapas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.