Cara Menonaktifkan WordPress Multisite

23 Februari 2016 © Protected by COPYSCAPE

Tentunya, kemungkinan besar Anda sudah tahu apa itu WordPress Multisite ya? Logikanya, bagi Anda yang membaca postingan ini pasti ingin mencari cara untuk menonaktifkan wordpress multisite, dan untuk menonaktifkan sebelumnya Anda pasti sudah mengaktifkannya. Otomatis, sebelum mengaktifkan Anda sudah pasti tahu apa itu wordpress multisite. Jadi, ringkasnya tutorial Cara Menonaktifkan WordPress Multisite ini saya bagikan kepada teman-teman yang sudah mempunyai wordpress multisite dan sudah merasa bosan (kurang nyaman) dengan situs multisitenya. [Hedeh, saya ngomong apa sih] 😀

Cara Menonaktifkan WordPress Multisite

Cara Menonaktifkan WordPress Multisite

Sebenarnya, ada cara yang paling ampuh untuk menonaktifkan wordpress multisite, yaitu dengan langsung menghapus direktori wordpress tersebut. Namun, tentu risikonya Anda akan kehilangan semua artikel yang sudah dibuat saat menggunakan wordpress multisite tersebut. Jadi, tutorial yang akan saya bagikan kali ini adalah cara alternatif menonaktifkan wordpress multisite tanpa kehilangan data apapun dari website, dan pastinya cara ini sudah pernah saya terapkan.

Cara Menonaktifkan WordPress Multisite

1. Backup situs wordpress multisite yang ingin dinonaktifkan

Yang namanya shit happens tentu bisa terjadi kapan saja. Untuk berjaga-jaga, sebaiknya backup terlebih dahulu file wordpress dan database wordpress Anda. Caranya bisa menggunakan menu backup yang ada di cPanel hosting.

2. Edit File wp-config.php

Buka file manager cPanel, kemudian cari file wp-config.php di direktori penginstalan wordpress, dan klik edit. Setelah terbuka, cari kode seperti di bawah ini:

define('WP_ALLOW_MULTISITE', true);

kemudian ganti true menjadi false, sehingga menjadi seperti kode di bawah ini:

define('WP_ALLOW_MULTISITE', false);

Masih di halaman edit wp-config.php, silakan hapus kode seperti di bawah ini:

define( 'MULTISITE', true );
define( 'SUBDOMAIN_INSTALL', false );
$base = '/wordpress/';
define( 'DOMAIN_CURRENT_SITE', 'localhost' );
define( 'PATH_CURRENT_SITE', '/wordpress/' );
define( 'SITE_ID_CURRENT_SITE', 1 );
define( 'BLOG_ID_CURRENT_SITE', 1 );

Kemudian Simpan.

3. Edit File .htcaccess

Klik edit pada file .htcaccess yang ada di direktori tempat install wordpress, kemudian ganti semua kode yang ada di file tersebut dengan kode di bawah ini:

RewriteEngine On
RewriteBase /wordpress/
RewriteRule ^index.php$ - [L]
 
# uploaded files RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?files/(.+) wp-includes/ms-files.php?file=$2 [L]
 
# add a trailing slash to /wp-admin RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?wp-admin$ $1wp-admin/ [R=301,L]
 
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -f [OR] RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -d RewriteRule ^ - [L] RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?(wp-(content|admin|includes).*) $2 [L] RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?(.*.php)$ $2 [L] RewriteRule . index.php [L]

Kemudian Simpan.

4. Hapus Tabel Database

Buka phpMyadmin di cPanel hosting, klik database yang Anda gunakan untuk situs wordpress tersebut, kemudian hapus tabel berikut:

  • wp_blogs
  • wp_blog_versions
  • wp_registration_log
  • wp_signups
  • wp_site
  • wp_sitemeta

Selesai. WordPress Multisite Anda telah dinonaktifkan/dihapus dan telah berubah menjadi wordpress biasa. Silakan dicoba 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.