9 Tips Agar Website Tetap Aman dari Peretasan

15 Maret 2020 © Protected by COPYSCAPE

Saat ini, memiliki website pribadi tentu sangat mudah didapatkan. Anda bisa menggunakan website gratis seperti blogspot, dan website berbayar dengan membeli domainnya di beberapa jasa pembuatan website. Hal ini tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk kebutuhan personal seperti catatan sehari-hari dan sebagainya, Anda bisa menggunakan website gratis. Sedangkan untuk kebutuhan bisnis dan lainnya, Anda sebaiknya menggunakan website berbayar.

Website untuk kebutuhan komersil umumnya menjadi sasaran empuk para peretas. Hal ini tentu saja sangat merugikan, sehingga Anda harus lebih waspada. Untuk itu, diperlukan beberapa langkah tepat agar website Anda tetap aman dari pembobolan. Apa saja hal yang bisa dilakukan? Berikut ulasannya.

Tips Agar Website Tetap Aman dari Peretasan dan Pembobolan

Tips Agar Website Tetap Aman dari Peretasan

Ilustrasi website [

1. Melakukan update secara berkala

Versi CMS dan Plugin pada website yang digunakan harus dalam kondisi terbaru. Jika tidak, website Anda akan rawan terkena pembobolan hacker yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, lakukan update secara berkala agar hacker tidak memiliki celah untuk meretas website Anda.

2. Melakukan back up data

Untuk menjaga website tetap aman, lakukan back up data pada website secara berkala. Sebaiknya, hindari penyimpanan backup data pada web server yang sama karena hal tersebut akan menyulitkan hacker untuk membobol website Anda.

3. Menggunakan password

Menggunakan password akan memberikan keamanan pada website Anda. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan password yang tidak mudah ditebak. Anda bisa menggunakan kata-kata unik atau lucu yang mudah diingat.

4. Gunakan satu server saja

Sebagian orang menyewa hosting dalam jumlah yang tidak terbatas untuk website agar kinerjanya bisa lebih efektif. Namun, cara tersebut ternyata tidak berguna untuk menjaga website tetap aman. Oleh karena itu, gunakan saja satu server untuk satu website.

5. Membatasi akses pengguna

Membatasi akses pengguna berlaku bagi website yang memiliki akses log in yang banyak. Dengan melakukan hal ini, website Anda akan tetap terlindungi dari hacker yang bisa sangat membahayakan.

6. Memasang SSL

SSL berperan penting dalam menjaga keamanan website, khususnya bagi website e-commerce yang banyak menampung data pelanggan. Sertifikat SSL mampu melindungi data personal pengunjung. Anda ingin Beli SSL murah? DomaiNesia jawabannya.

7. Melakukan konfigurasi server

Penting bagi Anda untuk mengetahui jenis file konfigurasi apa saja yang digunakan di web server. Dari sejumlah konfigurasi tersebut, Anda bisa menentukan aturan sendiri pada server, termasuk instruksi untuk meningkatkan keamanan pada website. Dengan demikian keamanan website pun terjaga secara maksimal.

8. Mengganti pengaturan default CMS

Hal lain yang bisa membuat website tetap aman, yaitu mengganti pengaturan default CMS. Saat ini, serangan pembobolan website sering dilakukan secara otomatis. Oleh karena itu, sebisa mungkin gantilah pengaturan CMS ini.

9. Memilih ekstensi yang terpercaya

Cara yang terakhir, yaitu dengan memilih ekstensi yang terpercaya untuk membuat website tetap aman. Ekstensi bisa digambarkan sebagai pisau bermata dua, yang mana sisi satunya bisa menguntungkan penggunanya, dan sisi lainnya bisa memberikan kerugian bagi penggunanya.

Itulah sembilan cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat website tetap aman. Pastikan Anda memahami sembilan cara di atas, agar keamanan website Anda menjadi lebih optimal. Jika Anda ingin melamar menjadi seorang pembuat website di perusahaan tertentu, carilah contoh CV menarik. CV yang bagus akan menarik perhatian HRD, sehingga Anda berpeluang mendapat pekerjaan dalam waktu yang cukup singkat.

Semoga ulasan di atas bermanfaat ya 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.