Melihat Kehidupan Orang Papua Asli di Desa Sauwandarek

23 Maret 2020 © Protected by COPYSCAPE

Jika membicarakan tempat wisata Papua mana yang akan dikunjungi, semua orang pasti ingin menikmati keindahan alam di Raja Ampat. Berdasarkan banyak referensi, eksotisme Raja Ampat digadang akan menyamai Maldives yang populer. Duh, keinginan untuk menjejakkan kaki di garda tertimur Indonesia sangat besar. Apalagi memiliki kesempatan untuk bertemu dengan orang Papua asli yang ramah-ramah. Pasti seru banget, ya 🙂

Tempat Wisata Menarik yang Ditawarkan Desa Sauwandarek

Raja Ampat Papua

Raja Ampat Papua | Photo by wasisw7 on Pixabay (CC0)

Pace dan mace Papua akan menyambut kedatangan turis yang liburan ke Desa Sauwandarek dengan suka cita. Lokasi destinasi wisata berada di Kabupaten Mansor Meos atau tepat di sebelah barat Waisai, ibukota Raja Ampat. Tak hanya eksotisme alam yang ditawarkan daerah, tetapi kearifan dan budaya tradisional orang Papua asli yang tinggal di bagian pesisir menjadi daya tarik utama. Jangan heran jika banyak turis yang mampir ke desa wisata berpenduduk kurang dari 200 jiwa ini.

Jika Anda memiliki kesempatan untuk datang berkunjung ke Desa Sauwandarek, sebaiknya mengabadikan momen menikmati potensi wisata antara lain:

1. Belajar dan membeli kerajinan tangan penduduk Sauwandarek

Hal paling memukau dari Desa Sauwandarek adalah kerajinan tangan berupa anyaman tas dan topi yang terbuat dari pandan laut. Tenang saja, Anda bisa mencoba keterampilan untuk belajar membuat tas atau noken.

Bisa pula membeli kerajinan tangan dari penduduk langsung dengan harga yang cukup terjangkau. Cocok dijadikan buah tangan atau souvenir untuk teman dan keluarga di rumah.

2. Menikmati keindahan alam sembari memberi makan ikan liar

Papua wajib menjadi destinasi wisata unggulan di Indonesia karena keindahan alam yang dimiliki. Selain hutan yang masih terjaga perawan, Desa Sauwandarek memiliki panorama cantik. Semua rasa lelah dan penat Anda akan menghilang begitu menyaksikan air laut yang kebiruan. Rumah-rumah tradisional penduduk sekitar yang terbuat dari jerami akan semakin melengkapi kearifan lokal di desa wisata ini.

Jangan lewatkan waktu santai Anda dengan memberi pakan kepada ikan-ikan liar di lautan. Anda bisa mengikuti kegiatan para penduduk di desa saat momen memberi pakan ikan liar. Sebuah kesempatan yang tidak akan pernah Anda dapatkan di tempat lain.

3. Menyelami keindahan biota laut Desa Sauwandarek

Raja Ampat memang dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia yang memiliki berbagai spesimen laut terbanyak. Tak hanya Raja Ampat saja, Anda tetap bisa melakukan aktivitas snorkeling dan diving untuk menyaksikan gerombolan ikan tuna, barakuda, ikan kakap, blue ring octopus, dan masih banyak jenis yang lain.

4. Melihat penyu putih di Telaga Keramat

Orang Papua asli pesisir yang tinggal di Desa Sauwandarek mengatakan bahwa pengunjung yang menyaksikan penyu putih di Telaga Yenauwyau akan mendapatkan keberuntungan. Bukan sekadar harapan bertemu penyu putih, Anda bisa melepas semua lelah di telaga yang memiliki air asin ini. Ada satu dermaga yang menawarkan panorama bagus dan instagramable untuk Anda yang suka fotografi.

Dijamin foto-foto Anda akan mendapatkan banyak like dan komentar di Telaga Keramat. Anda bisa menikmati waktu berkualitas bersama pasangan sembari duduk santai menyaksikan burung endemik Maleo Waigeo.

Desa Sauwandarek merupakan salah satu destinasi wisata pesisir yang sangat indah dari wilayah Papua Barat. Anda yang hendak datang ke sini, bisa menggunakan jasa transportasi umum dari Sorong menuju Waisai sekitar 2-4 jam. Jika ingin menikmati waktu lebih privat dan berkualitas, Anda bisa menyewa kapal dengan harga lebih mahal sekitar 5 juta. Memang cukup menguras kantong, tetapi menawarkan pemandangan yang indah dan pribadi, kenapa tidak?

Papua, Destinasi Wisata Hijau yang Harus Lestari

Hutan Hujan Papua

Hutan Hujan Papua | Photo by WidodoMargotomo on Wikimedia Commons (CC BY 2.0)

Keindahan yang dimiliki Papua bukan sekadar bawah laut Raja Ampat atau menikmati keindahan pesisir Desa Sauwandarek. Sebagai salah satu bagian negara Indonesia tertimur yang memiliki luas wilayah hutan terluas, sudah sepatutnya pemerintah dan masyarakat menjaga kelestarian alam. Seperti yang diketahui bahwa hutan di Papua telah jauh berkurang dibandingkan tahun 2005 lalu.

Eksploitasi hutan di wilayah Papua menjadi kawasan hutan sawit harus dihentikan atau dikontrol sebaik mungkin. Sangat sulit dibayangkan jika kesempatan berkunjung ke destinasi wisata Papua lenyap karena akses dan fasilitas yang kurang mendukung. Mewujudkan keinginan untuk berkunjung ke Desa Sauwandarek yang memiliki panorama laut terbaik, kearifan lokal masyarakat setempat hingga kawasan hijau yang masih terjaga memang bukan hal mudah.

Biaya penerbangan dan akomodasi lain menuju ke lokasi wisata memang bisa dikatakan tidak murah. Perlu perencanaan dan pengembangan segala fasilitas publik yang bisa mendukung pariwisata Papua yang tidak kalah dengan tempat lain. Siapa tahu Papua akan menjelma menjadi ikon wisata kelas dunia dari Indonesia yang tidak kalah dari Bali, Lombok, dan daerah wisata lainnya yang ada di Indonesia.

Papua, bumi Indonesia timur yang memiliki pesona surga tersembunyi. Daerah wisata yang harus menjadi landmark Indonesia di mata dunia. Pariwisata yang bagus dan mendatangkan banyak turis lokal atau mancanegara akan berpengaruh pada peningkatan ekonomi daerah.

Perkembangan dan peningkatan kunjungan turis harus tetap mematuhi aturan menjaga kelestarian alam. Jika bukan kita yang menjaga alam Indonesia, siapa lagi? Daftarkan email Anda di EcoNusa untuk mendapatkan informasi terbaru atau menjadi relawan yang siap menjaga hutan dan lautan Papua tetap lestari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.