Kredit Online Cepat dan Mudah

13 Juli 2018 © Protected by COPYSCAPE

Salah satu cara untuk menyelesaikan masalah keuangan adalah dengan mengajukan kredit alias pinjaman. Kredit ini beragam asalnya. Mulai dari lembaga perbankan yang biasanya akan jadi tujuan utama dalam mengajukan kredit, sampai dengan lembaga keuangan yang banyak tersedia secara online. Ya, seiring perkembangan zaman, lembaga keuangan ini ada pula yang beroperasi secara online. Kredit online terutama menawarkan kemudahan dari segi pengajuan aplikasinya. Dokumen yang dibutuhkan tak sebanyak pinjaman konvensional di bank atau lembaga offline. Rata-rata kita hanya membutuhkan fotokopi KTP sebagai persyaratan yang harus dipenuhi. Ini artinya, kita bisa ajukan pinjaman hanya dalam hitungan menit.

Kredit Online Cepat dan Mudah

Ilustrasi Pinjaman | Photo by nattanan23 on Pixabay (CC0)

Lamanya waktu sampai pinjaman disetujui juga terbilang singkat, yaitu berkisar dalam hitungan hari saja. Bahkan ada tempat peminjaman dana yang menyetujui pinjaman dalam hitungan jam. Ini tentu bisa jadi solusi untuk kita yang butuh dana cepat untuk kebutuhan mendesak. Dengan syarat yang sangat mudah dan waktu proses yang kilat, kita sudah bisa mendapat dana yang dibutuhkan. Walau kelihatannya sangat memudahkan dan penuh oleh kemudahan, namun tetap ada beberapa hal yang harus jadi perhatian khusus dari peminjaman secara online ini. Terutama adalah persyaratan yang diajukan serta wajib dipenuhi agar pinjaman dapat diloloskan. Kita wajib tahu syarat-syarat ini sebelum ajukan pinjaman agar tidak kaget nantinya.

Pinjaman tanpa kartu kredit yang dilakukan melalui media online ini seringkali tidak akan mensyaratkan barang jaminan. Walau tampak meringankan peminjam, namun kebijakan ini akan dibarengi tingginya bunga yang ditetapkan. Bahkan, besaran bunga bisa mencapai 30 persen, alias jauh di atas pinjaman konvensional lembaga perbankan yang mengharuskan kita memberi barang jaminan. Jika kita merasa bunga 30 persen ini sangat memberatkan atau bahkan merugikan, pikirkan masak-masak sebelum ajukan pinjaman. Apalagi, besaran bunga ini belum termasuk biaya-biaya lain seperti biaya administrasi yang dibayarkan di awal serta biaya keterlambatan yang dibebankan jika kita terlambat membayar angsuran pengembalian dana tiap bulannya.

Plafon yang ditetapkan juga terbilang pendek alias sedikit. Tidak seperti pinjaman konvensional yang memungkinkan kita mengajukan pinjaman dana hingga ratusan juta rupiah, pinjaman online hanya menyediakan plafon antara 1 hingga 5 juta saja. Selain itu, tenor yang diberikan juga terbilang singkat. Jangka waktu peminjaman online hanya 30 hari alias satu bulan. Bandingkan dengan pinjaman konvensional yang tenornya bisa mencapai puluhan tahun. Bisa disimpulkan bahwa pinjaman online hanya cocok bagi mereka yang butuh dana cepat dalam kondisi mendesak, bukan untuk pemenuhan kebutuhan dalam jangka panjang. Termasuk di antaranya adalah untuk membayar biaya pengobatan di rumah sakit atau pemenuhan kebutuhan lain yang sifatnya mendesak.

Mendapatkan tempat peminjaman online ini juga cukup mudah. Kita bisa menemukannya di internet melalui mesin pencari. Rata-rata menawarkan kemudahan syarat pengajuan yang memang benar adanya. Namun, harus kita teliti lebih jauh lagi tentang ketentuan yang berlaku. Terutama adalah besaran bunga dan biaya-biaya lain yang meliputi. Ini penting agar kita tak kelabakan saat tahu ternyata jumlah uang yang dikembalikan lebih besar dari jumlah uang yang dipinjam. Memang begitulah risikonya mengajukan pinjaman secara online yang cepat dan mudah. Pertimbangkan kembali untuk mengambil pinjaman ini agar kita tak merasa menyesal di kemudian hari. Demikian informasi penting yang harus kita pahami terkait peminjaman uang secara online di platform yang kini sudah banyak digunakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.