Kapan Sih Waktu Terbaik untuk Ganti Oli Motor Matic?

22 Januari 2019 © Protected by COPYSCAPE

Selama menggunakan motor agar terhindar dari berbagai macam kerusakan, salah satunya dengan mengganti oli motor matic secara rutin. Penggantian ini merupakan salah satu upaya melakukan perawatan pada motor. Ini waktu terbaik untuk melakukan penggantian oli dan akibat yang akan didapatkan jika tidak melakukan penggantian secara rutin.

Waktu untuk Mengganti Oli

Waktu Terbaik untuk Ganti Oli Motor Matic

Waktu Terbaik untuk Ganti Oli Motor Matic

1. Sesuai Jarak Tempuh

Waktu untuk melakukan penggantian oli secara efisien dapat dilakukan sesuai dengan jarak tempuh. Pada motor model matic penggantian oli dilakukan pada jarak tempuh 2000 sampai 3000 kilometer berlaku kelipatannya.

Ketika Anda melakukan perjalanan dalam sehari sejauh 20-50 kilometer, maka lakukan penggantian oli setiap 2 bulan sekali. Bila dilakukan sebanyak 50-100 kilometer, maka ganti ali dilakukan sebulan sekali. Jadi, penggantian oli disesuaikan dengan jelas berdasarkan jarak tempuh motor.

2. Medan yang Dilalui

Penggantian oli motor matic juga dipengaruhi oleh kondisi medan yang ditempuh selama mengendarai motor. Ketika Anda selalu melewati medan yang jelek atau mendaki, maka proses penggantian oli akan lebih sering dibandingkan medan yang normal.

3. Sesuai Buku Servis

Jika motor yang Anda gunakan masih baru dan masih memiliki jatah servis gratis, maka penggantian oli akan mengikuti aturan di buku. Anda bisa mengeceknya secara berkala agar tidak melewati ketentuan yang ada di dalam buku servis.

Akibat Tidak Mengganti Oli Motor secara Rutin

Berikut ini beberapa akibat yang terjadi jika Anda tidak mengganti oli motor secara rutin.

1. Mesin Kepanasan

Akibat yang paling utama terjadi adalah mesin akan kepanas ketika Anda tidak melakukan penggantian oli. Oli tidak lagi bekerja untuk mendinginkan mesin secara baik karena sudah encer dan menghitam. Jika mesin motor sudah mengalami masalah ini dan masih dibiarkan, maka risikonya akan merusak komponen lain yang ada pada motor Anda.

2. Menurunkan Kinerja Mesin

Kualitas sebuah motor akan terlihat dari kinerja mesinnya. Jadi, ketika mesin sudah mengalami masalah akan berdampak pada komponen lainnya. Penggantian oli yang dilakukan secara tidak rutin akan membuat kinerja mesin menjadi menurun.

Hal ini terjadi karena oli memiliki fungsi untuk menjaga kinerja mesin agar tetap berjalan stabil. Penting sekali untuk menjaga kondisi oli di dalam motor agar tetap bagus dan tidak berkurang agar kinerja mesin motor berjalan optimal.  Salah satu tanda adanya masalah pada mesin motor yaitu dengan timbulnya bunyi pada bagian motor saat dikendarai.

3. Boros Bahan Bakar

Akibat berikutnya yang terasa dari kelalaian tidak mengganti oli secara rutin adalah terjadinya pemborosan bahan bakar yang digunakan. Oli berfungsi untuk mencegah terjadinya gesekan antar komponen mesin, sehingga tidak mengalami kerusakan.

Ketika penggantian oli tidak rutin, dampaknya akan membuat tarikan mesin motor menjadi lebih berat. Hal ini akan menimbulkan terjadinya gesekan yang membuat pemakaian bahan bakar menjadi meningkat. Jadi, tidak heran jika bensin Anda akan lebih cepat habis dari pada sebelumnya.

4. Komponen Motor Rusak

Dampak terburuk dan paling akhir dari tidak melakukan penggantian oli motor adalah terjadinya kerusakan terhadap komponen motor lainnya. Jika ini sampai terjadi Anda akan mengeluarkan biaya lebih besar lagi untuk memperbaiki part yang ada pada motor. Biasanya penggantian ini akan terjadi secara serentak pada komponen motor.

Pemakaian motor matic tidak hanya digunakan begitu saja tanpa perawatan. Sebagus apa pun produk yang Anda gunakan tanpa adanya perawatan yang baik, tentu akan mengalami kerusakan yang fatal. Anda yang akan membeli motor dari Yamaha bisa mencari model motor terbaru dengan mengunjungi website yamaha-motor.co.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.