4 Efek Buruk dari Makan Es Krim Terlalu Banyak

27 Januari 2018 © Protected by COPYSCAPE

4 Efek Buruk dari Makan Es Krim Terlalu Banyak – Brian Gould, profesor Ekonomi Pertanian di University of Wisconsin, melaporkan bahwa rata-rata penduduk Amerika Serikat mengkonsumsi lebih dari 14 juta es krim pada tahun 2006. Dari laporan tersebut, dapat disimpulkan bahwa banyak orang yang mengkonsumsi es krim secara teratur dan berpotensi berlebihan. Namun sayangnya, seperti kebanyakan makanan lezat lainnya, es krim ternyata mengandung beberapa bahan berbahaya, terutama pada sistem kardiovaskular. Berikut Kami paparkan 3 efek buruk dari makan es krim jika dikonsumsi secara berlebihan.

4 Efek Buruk dari Makan Es Krim Terlalu Banyak

4 Efek Buruk dari Makan Es Krim Terlalu Banyak

4 Efek Buruk dari Makan Es Krim Terlalu Banyak

1. Lemak

Seperti produk susu lainnya, es krim juga kaya akan lemak. Vanila, yang merupakan kandungan paling banyak dari semua merk es krim terkenal mengandung lemak sekitar 9 gram. Sebenarnya, lemak merupakan nutrisi dan diperlukan oleh tubuh untuk memproduksi sebagian hormon, energi, dan melindungi organ tubuh. Namun, jika lemak yang dikonsumsi terlalu banyak maka dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular.

Tubuh memerlukan lemak sekitar 20-35% dari total kalori. Jika Anda mengkonsumsi kalori sebanyak 2.000 kalori per hari, maka Anda memerlukan lemak sekitar 78 gram setiap harinya. Nah, dalam satu porsi es krim vanila umumnya mengandung sekitar 10% dari jumlah yang diperlukan per harinya. Jadi, selalu pertimbangkan agar Anda tidak mengkonsumsi lemak lebih dari jumlah yang diperlukan tubuh.

2. Lemak Jenuh

Lemak jenuh umumnya ditemukan pada produk hewani seperti daging, susu, telur, dan mentega. Kelebihan konsumsi lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol darah yang dapat menyebabkan penyumbatan arteri dan akhirnya mengakibatkan serangan jantung dan stroke. Departemen Pertanian Amerika Serikat menyarankan agar membatasi asupan lemak jenuh hingga kurang dari 10% dari total kalori Anda per harinya.

3. Kolesterol

Kelebihan konsumsi makanan yang tinggi kolesterol bisa meningkatkan kadar kolesterol darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Satu porsi es krim umumnya mengandung 25 mg kolesterol. USDA merekomendasikan untuk mengkonsumsi kolesterol kurang dari 2.300 mg kolesterol setiap hari untuk menghindari peningkatan kadar kolesterol darah. Bagi Anda yang berusia lebih dari 50 tahun, USDA merekomendasikan untuk mengkonsumsi kolesterol kurang dari 1.500 mg kolesterol setiap harinya. Meskipun kandungan kolesterol dalam satu porsi es krim masih kurang dari batas yang telah ditetapkan USDA, Institute of Medicine merekomendasikan Anda untuk membatasi jumlah konsumsi es krim per harinya karena tubuh Anda secara alami sudah menghasilkan sekitar 1.000 mg kolesterol setiap hari.

4. Gula

Gula hanya murni mengandung kalori tanpa ada nutrisi lain. Anda bisa makan semua jenis gula yang Anda inginkan agar mencapai kebutuhan kalori harian, namun Anda juga perlu mengkonsumsi kalori tambahan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi lainnya. Oleh karena itu, gula secara signifikan dapat berkontribusi terhadap penambahan berat badan dan pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular. Dampak langsung gula pada kadar glukosa darah juga bisa mengakibatkan diabetes. American Heart Association merekomendasikan pria dan wanita agar membatasi asupan gula sehari-hari masing-masing menjadi 150 dan 100 kalori. Satu porsi es krim vanila mengandung 40 kalori dari gula, atau sekitar 27-40% batas yang disarankan AHA untuk pria dan wanita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.