4 Efek Buruk dan Bahaya Makan Es Krim Terlalu Banyak Bagi Kesehatan

27 Januari 2018 © Protected by COPYSCAPE

Es krim adalah salah satu jenis makanan yang terkenal dengan kelezatan, kesegaran, dan kandungan bahan bergizi. Namun sayangnya, dibalik manfaat positif es krim, ternyata es krim juga memiliki bahaya dan dampak negatif jika seseorang kebanyakan makan es krim. Menurut beberapa referensi yang saya dapatkan, es krim ternyata mengandung beberapa bahan berbahaya, terutama bagi sistem kardiovaskular (penyakit gangguan pada jantung dan pembuluh darah). Berikut ini saya coba paparkan 4 efek buruk dan bahaya makan es krim jika dikonsumsi secara berlebihan.

4 Efek Buruk dan Bahaya Makan Es Krim Terlalu Banyak

4 Efek Buruk dan Bahaya Makan Es Krim Terlalu Banyak Bagi Kesehatan

Es krim | Photo by stevepb on Pixabay

1. Menyebabkan penyakit kardiovaskular

Sebagai akibat dari makan es krim berlebihan, es krim dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular karena kandungan lemaknya. Sama seperti produk susu lainnya, es krim juga kaya akan lemak. Vanila, yang merupakan kandungan paling banyak dari semua merk es krim terkenal mengandung lemak sekitar 9 gram. Sebenarnya, lemak merupakan nutrisi dan diperlukan oleh tubuh untuk memproduksi sebagian hormon, energi, dan melindungi organ tubuh. Namun, jika lemak yang dikonsumsi terlalu banyak maka dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular.

Tubuh memerlukan lemak sekitar 20-35% dari total kalori. Jika kebutuhan kalori Anda sebanyak 2.000 kalori per hari, maka Anda memerlukan lemak sekitar 78 gram setiap harinya. Nah, dalam satu porsi es krim vanila umumnya mengandung sekitar 10% dari jumlah yang diperlukan per harinya. Jadi, selalu pertimbangkan agar Anda tidak mengonsumsi lemak lebih dari jumlah yang diperlukan tubuh.

2. Menyebabkan serangan jantung dan stroke

Es krim mengandung lemak jenuh seperti yang umumnya juga ditemukan pada produk hewani lain seperti daging, susu, telur, dan mentega. Jika dikonsumsi secara berlebihan, maka lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol darah yang dapat menyebabkan penyumbatan arteri dan akhirnya mengakibatkan serangan jantung dan stroke. Departemen Pertanian Amerika Serikat menyarankan agar membatasi asupan lemak jenuh hingga kurang dari 10% dari total kebutuhan kalori Anda per harinya.

3. Meningkatkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung

Kelebihan konsumsi makanan yang tinggi kolesterol bisa meningkatkan kadar kolesterol darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Satu porsi es krim umumnya mengandung 25 mg kolesterol. USDA merekomendasikan untuk mengonsumsi kolesterol kurang dari 2.300 mg kolesterol setiap hari untuk menghindari peningkatan kadar kolesterol darah. Bagi Anda yang berusia lebih dari 50 tahun, USDA merekomendasikan untuk mengonsumsi kolesterol kurang dari 1.500 mg kolesterol setiap harinya. Meskipun kandungan kolesterol dalam satu porsi es krim masih kurang dari batas yang telah ditetapkan USDA, Institute of Medicine merekomendasikan Anda untuk membatasi jumlah konsumsi es krim per harinya karena tubuh Anda secara alami sudah menghasilkan sekitar 1.000 mg kolesterol setiap hari.

4. Menambah berat badan

Es krim mengandung gula murni yang hanya terdiri atas kalori tanpa ada nutrisi lain. Anda bisa makan semua jenis gula yang Anda inginkan agar mencapai kebutuhan kalori harian, namun Anda juga perlu mengonsumsi kalori tambahan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi lainnya. Oleh karena itu, gula secara signifikan dapat berkontribusi terhadap penambahan berat badan dan pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular. Dampak langsung gula pada kadar glukosa darah juga bisa mengakibatkan diabetes. American Heart Association (AHA) merekomendasikan pria dan wanita agar membatasi asupan gula sehari-hari masing-masing menjadi 150 dan 100 kalori. Satu porsi es krim vanila mengandung 40 kalori dari gula, atau sekitar 27-40% batas yang disarankan AHA untuk pria dan wanita.

Nah, itulah 4 efek buruk atau bahaya makan es krim jika dikonsumsi secara berlebihan. Apapun makanannya, sebesar apapun manfaat dari suatu makanan, tentu juga akan memiliki efek yang buruk atau berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Jadi, selalu pertimbangkan untuk mengonsumsi makanan agar Anda tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.