Efek Buruk dan Bahaya Makan Es Krim Terlalu Banyak Bagi Kesehatan

27 Januari 2018 © Protected by COPYSCAPE

Es krim adalah salah satu jenis makanan yang terkenal dengan kelezatan, kesegaran, dan kandungan bahan bergizi. Namun sayangnya, dibalik manfaat positif es krim, ternyata es krim juga memiliki bahaya dan dampak negatif jika seseorang kebanyakan makan es krim setiap hari. Menurut beberapa referensi yang saya dapatkan, es krim ternyata mengandung beberapa bahan berbahaya, terutama bagi sistem kardiovaskular (penyakit gangguan pada jantung dan pembuluh darah) jika dikonsumsi secara berlebihan. Berikut ini saya coba informasikan 3 efek buruk dan bahaya makan es krim jika dikonsumsi secara berlebihan.

Efek Buruk dan Bahaya Makan Es Krim Terlalu Banyak

4 Efek Buruk dan Bahaya Makan Es Krim Terlalu Banyak Bagi Kesehatan

Es krim | Photo by stevepb on Pixabay

1. Menyebabkan penyakit kardiovaskular

Es krim dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular karena kandungan lemaknya yang tinggi, sama seperti produk susu lainnya. Data dari FoodData Central menyebutkan bahwa 100 gram es krim vanilla dapat mengandung hingga 11 gram lemak. Jumlah ini sudah memenuhi 50% dari angka kebutuhan lemak setiap harinya bagi orang normal (AKG 2.000 kalori/hari).

Sebenarnya, lemak merupakan zat yang diperlukan oleh tubuh untuk memproduksi sebagian hormon dan energi, membantu penyerapan vitamin larut lemak, membantu menyehatkan kulit dan rambut, dan melindungi organ-organ tubuh dari kerusakan. Tubuh memerlukan lemak sekitar 10-25% dari kebutuhan kalori total setiap harinya. Jika kebutuhan kalori Anda adalah 2.000 kalori per hari, maka Anda memerlukan lemak sekitar 22-55 gram lemak setiap harinya. Namun, jika asupan lemak yang masuk dalam tubuh melebihi kadar yang diperlukan oleh tubuh, maka kandungan lemak yang tinggi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang berkaitan dengan kardiovaskular seperti menyebabkan serangan jantung, nyeri dada, dan stroke. Jadi, selalu pertimbangkan agar Anda tidak mengonsumsi lemak lebih dari jumlah yang diperlukan oleh tubuh.

2. Meningkatkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung

Kelebihan konsumsi makanan yang tinggi kolesterol bisa meningkatkan kadar kolesterol darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Data dari FoodData Central menyebutkan bahwa setiap 100 gram es krim mengandung sekitar 44 mg kolesterol. Jumlah ini memang terbilang masih rendah jika dibandingkan dengan batasan konsumsi kolestrol yang direkomendasikan oleh USDA.

USDA merekomendasikan untuk mengonsumsi kolesterol kurang dari 2.300 mg kolesterol setiap hari untuk menghindari peningkatan kadar kolesterol darah. Bagi Anda yang berusia lebih dari 50 tahun, USDA merekomendasikan untuk mengonsumsi kolesterol kurang dari 1.500 mg kolesterol setiap harinya.

Meskipun kandungan kolesterol dalam 100 gram es krim masih kurang dari batas yang telah ditetapkan USDA, Institute of Medicine merekomendasikan Anda untuk membatasi jumlah konsumsi es krim per harinya karena tubuh Anda secara alami sudah menghasilkan sekitar 1.000 mg kolesterol setiap harinya. Selain itu, Anda juga perlu memperhitungkan bahwa makanan lain, seperti mentega, kuning telur, gorengan, atau keju yang Anda konsumsi juga memiliki kandungan kolesterol di dalammnya.

3. Menambah berat badan dan meningkatkan risiko diabetes

Data dari FoodData Center menyebutkan bahwa 100 gram es krim mengandung sebanyak 21,2 gram gula. Jumlah ini sudah memenuhi hampir 50% dari batasan asupan gula harian yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jika dikonsumsi secara berlebihan, kandungan gula yang ada pada es krim secara signifikan dapat berkontribusi terhadap penambahan berat badan yang pada akhirnya juga dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, bahkan juga bisa berdampak langsung pada kadar glukosa darah yang akan mengakibatkan diabetes. American Heart Association (AHA) merekomendasikan pria dan wanita agar membatasi asupan gula sehari-hari masing-masing menjadi 150 dan 100 kalori. Satu porsi es krim vanila mengandung 40 kalori dari gula, atau sekitar 27-40% batas yang disarankan AHA untuk pria dan wanita.

Selain 3 efek buruk dan bahaya makan es krim di atas, ada kabar yang juga menyebutkan bahwa es krim mengandung bahan yang berbahaya jika dikonsumsi (hanya pada merk tertentu). Meskipun belum terbukti secara ilmiah tentang kebenarannya, setidaknya hal ini bisa menjadi pertimbangan Anda untuk lebih berhati-hati dalam memilih es krim dan mengonsumsinya. Berikut ini saya informasikan beberapa kandungan berbahaya yang ada di dalam es krim beserta efeknya bagi kesehatan:

  • Kalsium sulfat: dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh dalam jangka panjang.
  • Magnesium hidroksida: dapat berbahaya bagi asam lambung dan menyebabkan diare.
  • Bahan perasa dan pewarna buatan: dapat menyebabkan penyakit asma, alergi, dan reaksi hiperaktif bagi anak kecil.
  • Kafein: dapat meningkatkan tekanan darah.
  • Gelatin: dapat menyebabkan penyakit kanker hati dan alergi, khususnya pada anak-anak.

Nah, itulah 3 efek buruk atau bahaya makan es krim jika dikonsumsi secara berlebihan dan beberapa kandungan es krim yang mungkin bisa berbahaya bagi kesehatan yang bisa menjadi alasan kenapa Anda tidak boleh makan atau mengonsumsi es krim setiap hari. Apapun makanannya, sebesar apapun manfaat dari suatu makanan, tentu juga akan memiliki efek yang buruk atau berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Jadi, selalu pertimbangkan untuk mengonsumsi makanan agar Anda tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

4 komentar pada artikel "Efek Buruk dan Bahaya Makan Es Krim Terlalu Banyak Bagi Kesehatan"

  1. Sugeng berkata:

    Infonya sgt jelas. Trmksh mas.

    1. Muhammad Riduan berkata:

      Alhamdulillah, semoga bermanfaat mas 🙂

  2. Mini kusyati berkata:

    Terimakasih bos. 👍Sangat bermanfaat sekali

    1. Muhammad Riduan berkata:

      Alhamdulillah, sehat selalu ya kak 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.