Tips Adaptasi dengan Makanan di Luar Negeri Biar Enggak Kangen Sama Nasi

7 Februari 2018 © Protected by COPYSCAPE

Salah satu Cultural shock yang pasti Anda alami adalah ketersediaan makanan pokok yang tidak bisa Anda dapatkan dengan mudah saat travelling ke luar negeri yaitu nasi. Apalagi jika Anda berpaling ke benua Amerika ataupun Eropa. Makanan pokok mereka jelas berbeda dengan makanan pokok yang sehari-hari kita makan di Indonesia. Tapi, sebagai traveller Anda harus bisa beradaptasi dengan kondisi apapun meskipun negara tersebut sulit untuk mendapatkan nasi.

Ada banyak cara yang dilakukan oleh traveller asal Indonesia untuk bisa tetap mendapatkan makanan dengan cita rasa khas Indonesia. Misalnya dengan membawa beberapa makanan kering yang siap saji sehingga bisa dimakan kapan saja. Salah satu yang paling sering dibawa misalnya seperti abon, bubuk cabai, terasi, dan sambal kemasan. Mumpung belum Natal, sebaiknya pesan dari sekarang tiket pesawat internasional online jika Anda berencana liburan tahun baru ke luar negeri.

Tapi ada beberapa tips lain agar Anda bisa beradaptasi dengan makanan di luar negeri agar tidak terlalu bergantung terus pada nasi. Berikut ulasannya seperti dirangkum dari berbagai sumber.

Tips Adaptasi dengan Makanan di Luar Negeri Biar Enggak Kangen Sama Nasi

Tips Adaptasi dengan Makanan di Luar Negeri Biar Enggak Kangen Sama Nasi

Tips Adaptasi dengan Makanan di Luar Negeri Biar Enggak Kangen Sama Nasi

1. Latih Beradaptasi dengan Makanan di Luar Negeri sebelum Berangkat

Selain mempersiapkan stamina dan tubuh Anda juga harus mempersiapkan perubahan selera makan Anda. Misalnya Anda harus mulai bisa meniru cara sarapan warga lokal di negara yang akan Anda tuju. Umumnya beberapa negara memang lebih bergantung pada roti sebagai sarapannya. Selagi masih berada di Indonesia Anda bisa berlatih untuk sarapan dengan roti sebagai salah satu cara untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru nantinya.

Cara adaptasi seperti ini sangat penting seperti halnya Anda mempersiapkan tubuh Anda dengan berjalan kaki atau berenang agar Anda tidak terlalu kelelahan dan hingga jatuh sakit saat travelling di luar negeri. Yang perlu Anda lakukan persiapan tersebut minimal dua minggu sebelum keberangkatan.

Anda bisa memulai sarapan dengan menggunakan telur dan roti. Selain itu Anda juga bisa mulai mengurangi porsi nasi sedikit demi sedikit sehingga nanti benar-benar nasi sama sekali untuk sarapannya. Untuk makan malam dan makan siang Anda bisa mencoba untuk mencari makanan selain nasi, misalnya menambah porsi makanan daging atau sayur dan buah.

Karbohidrat tidak hanya bisa Anda dapatkan pada nasi. Anda juga bisa mendapatkannya dalam makanan lain seperti pasta, spaghetti, atau produk olahan gandum lainnya. Meskipun kadang-kadang kesannya akan terasa berbeda jika Anda memang sudah terbiasa sarapan makan nasi. Jangan lupa pesan tiket pesawat internasional online agar lebih mudah menyiapkannya.

2. Bawa Bekal Beras Instan

Jika Anda gagal untuk beradaptasi dengan menggunakan sarapan lain selain nasi, Anda bisa memanfaatkan inovasi terbaru saat ini yaitu dengan membawa beras instan meskipun mungkin memang agak sedikit merepotkan, tapi Anda tidak perlu lebih kerepotan lagi saat berada di luar negeri untuk mencari nasi.

Produk beras instan ini bisa Anda dapatkan di beberapa pusat perbelanjaan ataupun toko swalayan. Bahkan Anda bisa memesannya secara daring atau online dari berbagai toko online dengan mudah. Apalagi kini sudah lebih variatif untuk rasa dan juga tambahan lauk pauknya.

Selain beras instan, tersedia juga beras instan dalam bentuk model nasi liwet. Nasi liwet instan ini memang sangat cocok bagi orang-orang yang berasal dari Jawa Barat. Berasnya wangi dan cara untuk menyajikannya pun sangat mudah seperti menyajikan sebuah mie instan. Dengan cara ini Anda masih bisa tetap sarapan dengan makan nasi meskipun sedang liburan ke luar negeri.

3. Cari Informasi Restoran yang Menyediakan Menu Nasi

Nasi memang sangat populer di benua Asia. Untuk itu, salah satu cara untuk bisa mendapatkan nasi saat travelling di luar negeri misalnya di Eropa ataupun di Amerika. Anda tetap bisa mencari restoran yang menjual chinese food atau kuliner khas dari India. Biasanya restoran yang dikelola para imigran dari Asia tersebut bak menjadi oase di padang pasir bagi warga negara Indonesia yang tidak bisa lepas dari nasi sebagai makanan pokoknya.

Ada banyak cara untuk mendapatkan informasi restoran yang menyediakan nasi di luar negeri. Misalnya Anda bisa membukanya melalui TripAdvisor. Atau bertanya pada Komunitas Backpacker dan traveller melalui sosial media seperti Facebook. Dengan begitu Anda sudah bisa memiliki modal untuk mencari nasi, saat Anda sedang travelling di luar negeri.

4. Cara Ekstrim, Bawa Beras dan Beli Rice Cooker Sendiri

Cara seperti ini mungkin ada beberapa yang melakukannya namun untuk selebihnya mencari alternatif lain. Tapi, kini banyak juga kok rice cooker mini yang bisa Anda bawa meskipun sedang travelling ke luar negeri. Anda bisa membelinya di tanah air atau membelinya di lokasi tempat wisata atau negara yang Anda tuju Meskipun mungkin Anda akan mengalami sedikit kesulitan.

Dengan membawa rice cooker dan beras dari rumah sendiri, Anda tak perlu repot-repot untuk mencari nasi saat travelling di luar negeri. Selain membawa beras dan alat penanak nasi sendiri, Anda juga bisa membawa lauk pauk khas Indonesia yang bakal bikin ngiler backpacker lainnya.

Book hotel murah saja yang tidak terlalu ketat aturannya agar Anda bisa tetap memasak saat menginap di hotel di luar negeri. Biasanya mereka tidak terlalu mempermasalahkan jika Anda membawa tambahan alat listirk. Akan lebih baik jika Anda berkonsultasi dan bertanya terlebih dahulu agar tidak didenda jika Anda ketahuan melanggar aturan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.