Bacotan MUHRID

Hanya sekedar curahan hati yang tidak tersampaikan lewat mulut.

Muhammad Riduan

Cara mendapat pahala secara cuma-cuma di zaman now adalah menjadi pribadi yang menarik untuk dijadikan objek gibah, gosip, atau fitnah.

Nanti bingung sendiri pas di hari perhitungan amal, kok pahala kita banyak? Eh ternyata itu kumpulan pahala cuma-cuma dari orang-orang yang suka menggibah, menggosip, atau memfitnah kita.

🕐 1 tahun yang lalu | Beri komentar
Muhammad Riduan

Tadi malam mimpi nikah, pas bangunnya senyum-senyum sendiri, jadi gini toh sensasinya kalo udah nikah 🤔

🕐 9 bulan yang lalu | Beri komentar
Muhammad Riduan

Semenjak ada niat untuk mendirikan apotek sendiri, sekarang kalau ada hasrat untuk beli gadget, selalu terngiang kalimat “kalau mau bangun apotek, uangnya mending ditabung” yang ternyata sangat ampuh untuk meredam niat “foya-foya”.

🕐 10 bulan yang lalu | Beri komentar
Muhammad Riduan

Sepertinya sudah waktunya untuk kembali menjadi ‘a man of few words’ lagi karena akhir-akhir ini ada pola kehidupan sosial baru yang saya rasakan. Ketika bercanda pada si X dengan memposisikan diri sebagai “orang buruk dan rendah” dengan maksud hanya ingin menghasilkan suasana yang lucu, maka akan ada celah si X untuk menceritakan “keburukan imaginer” itu kepada orang lain, lalu si orang lain akan percaya dan menceritakan kepada orang lain (lagi), maka “boom” saya bisa akan terlihat buruk oleh semua orang.

🕐 1 tahun yang lalu | Beri komentar
Muhammad Riduan

Waktu telah berlalu sejak 2 bulan lalu menulis bacotan yang terakhir di halaman ini. Rasa senang dan lega juga bisa melampiaskan semuanya melalui tulisan, tanpa memikirkan apakah dibaca oleh orang lain atau tidak.

🕐 1 tahun yang lalu | Beri komentar
Muhammad Riduan

Masih belum bisa memikirkan apa kenikmatan dari memutar musik dengan volume yang kencang sampai bisa mengganggu orang di 3-4 rumah di sampingnya 😀

🕐 1 tahun yang lalu | Beri komentar