Saran untuk Tukang Parkir

29 Maret 2014 © Protected by COPYSCAPE

Posting Saran untuk Tukang Parkir ini saya tulis atas dasar rasa kesal saya dengan tukang yang ada di daerah Banjarbaru. Ya, memang sudah menjadi rahasia umum bahwa keberadaan tukang parkir di dunia ini sangat gaib. Mereka bisa dimana-mana, bisa hilang, dan bisa ada tiba-tiba. Ketika kita memarkir kendaraan mereka tidak ada, tetapi ketika kita sudah selesai memarkir  kendaraan, eh mereka tiba-tiba ada.

Saran untuk Sang Juru Parkir

Saran untuk Sang Juru Parkir

Saran untuk Tukang Parkir

Dengan adanya rasa kesal tersebut, saya bermaksud menyampaikan beberapa masukan atau saran kepada para tukang parkir agar setidaknya image mereka tidak buruk bagi masyarakat umum.

1. Sadar Diri

Begini, jujur saja keberadaan tukang parkir sebenarnya tidak selalu dibutuhkan di dunia ini. Tapi tunggu, jangan marah-marah dulu, bukannya saya mengatakan tidak butuh sama sekali, tapi  sadarlah bahwa ada saatnya saya tidak membutuhkan Anda. Misalkan saja ketika saya datang ke warung makan dan ingin memesan untuk di bawa pulang. Anda sangat tidak diperlukan pada saat itu. Bukankah saya hanya menunggu sebentar untuk memesan makanannya? Jadi untuk apa Anda menarik bayaran atas jasa yang sebenarnya tidak Anda berikan pada saya?

2. Profesional

Profesional, bukan hanya bagi orang yang bekerja di kantor-kantor saja. Tetapi semua pekerjaan juga harus profesional, tidak terkecuali untuk Anda wahai tukang parkir. Seringkali, para tukang parkir ketika diberi uang, langsung main pergi saja. Jika begitu, untuk apa saya membayar Anda? Paling tidak, seharusnya Anda membantu menarik kendaraan ke luar dari kumpulan kendaraan yang ada.

3. Terima Kasih

Setelah bekerja yang profesional dan sadar diri dengan cara membantu merapikan posisi parkir dan benar-benar menjaga kendaraan orang di parkiran. Yaa, pastilah Anda akan diberi bayaran. Nah, tentunya akan lebih bagus lagi jika Anda mengucapkan terima kasih kepada pengguna ketika Anda menerima uang, atau setidaknya memberikan senyuman. Bukannya malah acuh tak acuh lalu meninggalkan pengguna tanpa kata dan tanpa ekspresi.

Tambahan: Juga, saran bagi yang sudah memarkir kendaraannya, jangan lupa  untuk mengucapkan terima kasih kepada tukang parkir yang sudah bersedia menjagakan kendaraan Anda. Ya kita sama-sama menjaga hubungan baik sesama warga Indonesia 😀

Sekian saran dari saya bagi Anda para tukang parkir yang terhormat. Tulisan ini bukan bermaksud untuk menjelek-jelekkan Anda atau pekerjaan Anda. Saya hanya sekedar memberi saran dan masukan saja agar dunia perparkiran Indonesia menjadi lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.