Cara Menonaktifkan WordPress Multisite

23 Februari 2016
1.399 views

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh. Selamat pagi :D.

Hai sobat MUHRID. Kemungkinan besar dari kalian sudah tahu apa itu WordPress Multisite ya? Logikanya, bagi kalian yang membaca postingan ini pasti ingin mencari cara untuk menonaktifkan wordpress multisite kalian, dan untuk menonaktifkan sebelumnya kalian sudah mengaktifkan. Otomatis, sebelum mengaktifkan kalian sudah pasti tahu apa itu wordpress multisite. Jadi, ringkasnya tutorial Cara Menonaktifkan WordPress Multisite ini saya bagikan kepada teman-teman yang sudah mempunyai wordpress multisite dan sudah merasa bosan (kurang nyaman) dengan situs multisitenya.

Cara Menonaktifkan WordPress Multisite

Cara Menonaktifkan WordPress Multisite

FYI, Sebenarnya ada cara yang paling ampuh untuk menonaktifkan wordpress multisite. Caranya yaitu dengan langsung menghapus directory wordpress tersebut. Tentu risikonya kalian akan kehilangan semua artikel yang sudah kalian buat saat menggunakan wordpress multisite tersebut. Jadi, tutorial yang akan saya bagikan kali ini adalah cara alternatif menonaktifkan wordpress multisite tanpa kehilangan data apapun dari website kalian, dan pastinya cara ini sudah pernah gue terapkan.

Cara Menonaktifkan WordPress Multisite

1. Backup Situs Kalian
Yang namanya shit happens bisa terjadi kapan saja sob. Untuk jaga-jaga, sebaiknya backup terlebih dahulu file wordpress dan database wordpress kalian. Caranya bisa menggunakan menu backup yang ada di cPanel hosting kalian.

2. Edit File wp-config.php
Buka file manager cPanel kalian, kemudian cari file wp-config.php di directory penginstallan wordpress, dan klik edit. Setelah terbuka, cari kode seperti di bawah ini:

define(‘WP_ALLOW_MULTISITE’, true);

dan ganti true menjadi false, hingga menjadi seperti:

define(‘WP_ALLOW_MULTISITE’, false);

Masih di pengeditan, silakan hapus kode seperti di bawah ini:

define( ‘MULTISITE’, true );
define( ‘SUBDOMAIN_INSTALL’, false );
$base = ‘/wordpress/’;
define( ‘DOMAIN_CURRENT_SITE’, ‘localhost’ );
define( ‘PATH_CURRENT_SITE’, ‘/wordpress/’ );
define( ‘SITE_ID_CURRENT_SITE’, 1 );
define( ‘BLOG_ID_CURRENT_SITE’, 1 );

Kalo sudah, jangan lupa di save.

3. Edit File .htcaccess
Klik edit pada file .htcaccess yang ada di directory tempat install wordpress, kemudian ganti semua kode yang ada di file tersebut dengan kode di bawah ini:

RewriteEngine On
RewriteBase /wordpress/
RewriteRule ^index.php$ – [L]

# uploaded files
RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?files/(.+) wp-includes/ms-files.php?file=$2 [L]

# add a trailing slash to /wp-admin
RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?wp-admin$ $1wp-admin/ [R=301,L]

RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -f [OR]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -d
RewriteRule ^ – [L]
RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?(wp-(content|admin|includes).*) $2 [L]
RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?(.*.php)$ $2 [L]
RewriteRule . index.php [L]

Kalo sudah, jangan lupa di save.

4. Hapus Tabel Database
Buka phpMyadmin di cPanel hosting kalian, klik database yang kalian gunakan untuk situs wordpress tersebut, dan hapus tabel berikut:

  • wp_blogs
  • wp_blog_versions
  • wp_registration_log
  • wp_signups
  • wp_site
  • wp_sitemeta

5. Selesai
WordPress Multisite kalian telah dinonaktifkan/dihapus dan telah berubah menjadi wordpress biasa.

Sekian, semoga bermanfaat :D

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+