Cara Membuat Blog WordPress Self Host

9 Januari 2017 © Protected by COPYSCAPE

Cara Membuat Blog WordPress Self Host – Membuat sebuah blog adalah salah satu cara yang paling mudah bagi kita untuk berbagi ide kepada banyak orang. Bahkan, dengan blog kita juga dapat mempromosikan bisnis atau menghasilkan uang secara langsung dari blog. Untungnya, semakin ke sini, membuat blog menjadi semakin mudah. Berbeda dengan dulu yang membutuhkan banyak keterampilan coding seperti HTML, PHP, dan CSS. Tapi, saat ini membuat sebuah blog sama sederhananya seperti membuat dokumen Word.

Pada kesempatan ini, saya akan berbagi kepada Anda tentang cara membuat blog wordpress self hosting. Saya akan coba menjelaskan sedetail mungkin agar teman-teman yang masih baru di dunia wordpress dapat mengikuti tutorial dengan mudah.

Cara Membuat Blog WordPress Self Host

Cara Membuat Blog WordPress Self Host

Cara Membuat Blog WordPress Self Host

Langkah 1. Persiapan sebelum membuat blog

Berapa banyak waktu yang diperlukan untuk membuat blog?

Sebenarnya cara membuat blog wordpress self host hanya memerlukan waktu sekitar 20 menit (atau bisa kurang). Namun, syaratnya Anda sudah memiliki dan memutuskan nama domain, kategori blog, dan tema (tampilan) blog yang akan dibuat. Jika belum, tentunya proses membuat blog akan sedikit lebih lama. Selain itu, untuk membuat konten yang berkualitas tentunya juga akan memerlukan lebih banyak waktu.

Namun, secara keseluruhan, untuk membuat blog kita tidak harus memerlukan waktu yang lama. Semuanya terserah kepada Anda, ingin seberapa serius Anda dalam mengembangkan blog tersebut.

Berapa banyak biaya yang diperlukan untuk membuat blog?

Pertanyaan ini seringkali saya dapatkan dari beberapa teman, baik di sosial media maupun di kehidupan nyata.

“Apakah saya harus mengeluarkan banyak uang untuk membuat blog?”

Jawabannya adalah TIDAK BANYAK, bahkan Anda sebenarnya bisa membuat blog secara gratis dengan memanfaatkan layanan dari blogger (blogspot), wordpress.com, tumblr, dan lain sebagainya. Namun, pada artikel ini saya tidak akan membahas bagaimana cara membuat blog menggunakan blogger, wordpress.com, tumblr, atau layanan lainnya karena dengan layanan gratis tentunya akan ada banyak batasan yang akan kita dapatkan.

Untuk membuat blog wordpress self hosting, minimal Anda memiliki nama domain dan hosting. Informasi tentang domain dan hosting akan saya bahas pada langkah 3 dan 4.

Apakah bisa menghasilkan uang dari blogging?

Sangat bisa. Beberapa blogger sukses dapat menghasilkan $100 bahkan lebih per bulannya. Bahkan, diantaranya mendapatkan bayaran hanya secara pasif.  Beberapa caranya adalah dengan memberikan slot iklan di dalam blog, memonetisasi blog dengan Google Adsense, berafiliasi dengan toko online, menjual produk sendiri, dan masih banyak lagi.

Langkah 2. Pilih platform blog yang akan digunakan

Seperti yang saya sebutkan di atas, ada begitu banyak platform blog, dari yang gratis seperti blogger, wordpress.com, tumblr, joombla, drupal, dan lain-lain. Namun, dari sekian banyak platform blog, yang paling populer adalah WordPress (WordPress.org).

Mengapa WordPress sangat populer di kalangan blogger?

  1. Ada 5.000+ tema WordPress gratis & berbayar untuk membuat tampilan blog terlihat berkualitas.
  2. Memiliki banyak sumber daya luar biasa yang bisa membantu Anda membangun blog.
  3. 91% dari semua blog yang ada di dunia menggunakan WordPress sebagai platformnya, termasuk blog saya ini – muhrid.com.
  4. Menawarkan 45.000+ plugin gratis yang dapat membantu blog Anda berjalan lebih efisien.

Mengapa Anda harus membuat blog pada WordPress.org, bukan pada blogger atau wordpress.com?

Meskipun Anda dapat membuat blog secara gratis menggunakan blogger atau wordpress.com. Namun, saya sangat merekomendasikan untuk lebih memilih membangun blog menggunakan wordpress.org. Hal itu dikarenakan fungsi platform gratisan seperti blogger atau wordpress.com sangat terbatas.

Beberapa kelemahan serius jika Anda memilih membangun blog menggunakan platform gratisan seperti blogger dan wordpress.com:

  1. Tidak memiliki kontrol penuh – Blog yang Anda host di website lain (misalnya wordpress.com, tumblr, blogspot), jika blog tersebut melanggar persyaratan layanan mereka, maka setiap saat bisa saja mereka menghapus blog tersebut.
  2. Kustomisasi terbatas – Anda tidak dapat menggunakan semua plugin atau tema. Bahkan, Anda tidak akan bisa menggunakan tema kustom untuk membuat tampilan blog menjadi berbeda dengan blog lain.

Singkatnya, usahakan tidak membuat blog dengan platform gratisan, apalagi jika Anda serius untuk membuat blog. Jika Anda tetap ingin mencoba platform gratisan dan suatu saat nanti ingin berganti menggunakan wordpress.org, bisa saja, namun proses pergantian ini lumayan rumit dan memakan waktu.

Langkah 3. Pilih nama Domain

Sebelum ke tahap pembuatan blog, silakan tentukan terlebih dahulu domain yang ingin Anda pakai. Domain ada bermacam-macam jenisnya, ada yang ekstensinya .com, .net, .org, dan masih banyak lagi. Kita ambil contoh domainnya misalnya domainsaya.com. Kisaran harga untuk domain dengan ekstensi .com adalah Rp100rb-an/tahun. Jika beruntung atau penyedia domain sedang melakukan promo, Anda bisa mendapatkan domain yang lebih murah dari harga tersebut.

Sedikit tips, usahakan nama domain yang dipilih memiliki jumlah karakter yang sedikit, mudah diketik dan diucapkan, bisa memberikan kesan, dan dapat mendefinisikan merk atau brand Anda kepada pengunjung.

Usahakan tidak menggunakan nama domain yang mengandung angka karena bisa dianggap spam oleh Google.

Langkah 4. Sewa hosting dan instal wordpress di dalamnya

Memilih hosting merupakan aspek yang paling penting untuk membuat blog. Fungsi hosting adalah sebagai tempat untuk menyimpan file-file yang nantinya akan ditampilkan pada blog Anda. Jika dianalogikan, domain adalah alamat rumah, maka hosting adalah bangunan rumahnya, dan file blog adalah perabotan yang ada di dalam rumah. Untuk harga, hosting memiliki harga yang sangat bervariasi tergantung dari spesifikasi atau kemampuan hosting tersebut, ambil contoh ada hosting yang Rp10rb/bulan.

Beberapa penyedia hosting yang pernah saya coba adalah idhostinger, masterweb, dan domainesia. Sedikit review, Idhostinger menyediakan layanan hosting gratis namun dengan spesifikasi yang seadanya (lelet) – wajar karena gratisan. Masterweb memiliki spesifikasi yang lumayan namun saya bermasalah pada bandwidth dan layanan live chat yang kurang responsif. Domainesia, spesifikasi lumayan bagus dan layanan live chatnya bisa diandalkan. Sudah kurang lebih 1 tahun ini saya menggunakan hosting di domainesia dan semunya aman-aman saja.

Berikut adalah panduan yang paling sederhana untuk menginstal wordpress di dalam hosting untuk membuat blog:

Kita asumsikan bahwa Anda sudah menyewa domain dan hosting serta sudah menghubungkan keduanya melalui pengaturan nameserver pada halaman kepemilikan domain.

Buka halaman cPanel. Jika domain Anda adalah domainsaya.com, maka Anda bisa mengunjung halaman cPanel dengan url http://domainsaya.com/cpanel atau melalui halaman dashboard akun hosting Anda

Gunakan fitur softaculous untuk menginstal wordpress hanya dengan beberapa kali klik tanpa melakukan pengaturan database.

Sebenarnya Anda bisa menginstal wordpress secara manual tanpa bantuan fitur softaculous. Namun karena artikel ini saya tujukan untuk para pemula, sebaiknya Anda menginstal wordpress dengan bantuan softaculous terlebih dahulu. Cara instal wordpress secara manual mungkin akan saya buat dalam artikel berbeda.

Berikut tampilan fitur softaculous pada hosting yang saya gunakan:

Fitur Softaculous

Fitur Softaculous

Softaculous WordPress

Tampilan Halaman Softaculous WordPress

Keterangan:

Software SetupChoose protocol: http://
Choose domain: http://domainsaya.com – Isi dengan domain yang Anda gunakan untuk blog wordpress
In directory: Biarkan kosong. Jika diisi “wp”, maka halaman utama blog Anda akan menjadi http://domainsaya.com/wp

Site SettingsSite name: nama situs Anda
Site description: deskripsi singkat tentang situs
Enable Multisite (WPMU): Biarkan kosong (tidak diceklis) – Fitur  ini untuk membuat wordpress multisite (satu kali instal untuk banyak situs wordpress)

Admin AccountAdmin username, admin password, dan admin email digunakan sebagai informasi untuk login ke dalam dashboard situs Anda nantinya.

Jika sudah, klik instal dan sistem akan secara otomatis menginstal wordpress di dalam hosting. Selanjutnya silakan masuk ke halaman dashboard menggunakan url http://domainsaya.com/wp-admin/

Taraaaa, situs wordpress Anda sudah siap. Tahap selanjutnya adalah memilih tema atau tampilan wordpress. Untuk awal, silakan gunakan template bawaan dari wordpress saja.

Tahap yang paling penting setelah semua proses di atas adalah mengisi blog dengan artikel lalu kemudian mempromosikannya. Analogi saya terhadap blog selama ini bisa disamakan dengan blog adalah toko dan artikel adalah barang jualannya. Agar orang tahu dengan toko baru kita tentu kita harus mempromosikannya, salah satunya bisa melalui media sosial. Kemudian, agar orang mau datang ke toko kita, tentunya toko kita memiliki sesuatu yang harus dijual dan berkualitas. Jika tidak, siapa yang akan tertarik untuk datang? Sedikit referensi Anda juga bisa membaca artikel saya yang berjudul Cara Meningkatkan Pengunjung Blog untuk menambah ilmu per-blog-an 😀

Sekian dari saya, jika ada pertanyaan terkait Cara Membuat Blog WordPress Self Host ini Anda bisa langsung tanyakan melalui kolom komentar di bawah.

Tambahan: Setelah berhasil menginstal wordpress pada blog baru Anda, Anda juga perlu untuk mempelajari tentang beberapa pengaturan wordpress lainnya agar blog Anda bisa bersaing dengan blog yang lainnya. Tahap lanjutan dari tulisan saya di atas terkait pemahaman wordpress beserta plugin, pengaturan lanjutan untuk wordpress, cara menginstal tema (template), dan hal-hal lebih mendalam tentang wordpress bisa Anda baca di artikel Cara Membuat Blog di WordPress.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.